![]() |
| Ilustrasi Gambaran Pekerja SPPG untuk MBG |
Suararakyatsuaratuhan.com,Deli Serdang – Pihak pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanjung Morawa memberikan klarifikasi terkait temuan roti berjamur dalam kemasan snack yang diterima siswa di SD Negeri 101896 Kiri Hulu, Jumat (13/2/2026).
Temuan tersebut pertama kali diketahui oleh wali murid setelah anaknya membawa pulang makanan ringan yang dibagikan dalam program MBG. Saat kemasan dibuka, roti yang berada di dalamnya didapati dalam kondisi berjamur.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan MBG Tanjung Morawa, Muhammad Yusuf selaku Asisten Lapangan, menjelaskan bahwa roti tersebut sebelumnya telah melalui pemeriksaan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima program.
“Kami membeli roti dari salah satu grosir di Kota Medan. Saat dilakukan pengecekan pada sore hari sebelum penyaluran, kondisi roti masih dalam keadaan baik dan tidak ditemukan tanda-tanda jamur,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya menduga kerusakan terjadi akibat faktor tertentu yang tidak terdeteksi saat proses pemeriksaan awal.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak MBG langsung menarik produk yang diduga bermasalah dari sekolah dan menggantinya dengan yang baru. Selain itu, mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah, wali murid, dan masyarakat atas kejadian tersebut.
“Kami berkomitmen untuk lebih meningkatkan pengawasan dan seleksi terhadap produk yang akan didistribusikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tambahnya.
Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemenuhan gizi bagi peserta didik yang dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pihak pengelola memastikan bahwa keamanan dan kelayakan konsumsi menjadi prioritas utama dalam setiap penyaluran makanan.
Pihak sekolah berharap kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar kualitas makanan yang diberikan kepada siswa tetap terjaga dan aman dikonsumsi. (Red)
.jpeg)